Saturday, 17 March 2012

sejarah islam di bumi pertiwi ( indonesia )

,

Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi’i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.

Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil’alamin.

Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah – terutama Belanda – menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.

Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.

Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi’i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).


sumber : http://syafii.wordpress.com/2007/05/11/sejarah-islam-di-indonesia/

Wednesday, 14 March 2012

contoh undangan

,

PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN

SDN SUDIMORO III

DESA SUDIMORO KECAMATAN SUDIMORO KABUPATEN PACITAN

NOMOR : 01/12/LT/III/2012 KEPADA

LAMP : - Yth. Sdr Wali Murid SDN Sudimoro III

HAL : UNDANGAN di

S U D M O R O

Mengharap dengan hormat lagi sangat atas kehadiran saudara dengan ketentuan sebagai berikut :

Hari dan tanggsal : Senin , 12 Maret 2012

W a k t u : Tepat pukul 08.00 WIB

T e m p a t : Halaman SDN Sudimoro III

Acara : Sosialisasi Ujian Nasional

Demikian atas kehadiran saudara kami ucapkan banyak terima kasih.

Sudimoro, 11 Maret 2012

Kepala Sekolah

S U P R I Y A D I, S.Pd

NIP 19801010 198010 01 023

Sunday, 11 March 2012

kolonialisme di indonesia

,

Kristenisasi Meningkat

Pengaruh politik etis terhadap peningkatan kegiatan misi Kristen sangat besar. Pidato Ratu Wihelmina pada 1901 lebih merupakan penegasan sikap terhadap kebijakan mendukung Kristenisasi yang telah berjalan sebelumnya, namun dilaksanakan secara kurang jelas atau pun secara lebih berhati-hati. Arus Kristenisasi terus berkembang dan mencapai puncaknya ketika Abraham Kuyper, pemimpin Partai Kristen Anti-Revolusioner, menduduki kursi Perdana Menteri Belanda pada 1901. Selama masa itu, banyak anggota Parlemen Belanda menuntut agar pemerintah membatasi pengaruh Islam di Indonesia. Van Baylant, misalnya, sambil memperingatkan pemerintah akan seriusnya bahaya penyebaran Islam, serta merta menuntut ditingkatkannya kegiatan misi Kristen. Sementara itu, W.H. Bogat meluncurkan kampanye anti-Islam yang keras dan menuduh agama ini sebagai penyebab “kurang bermoralnya masyarakat”. [66]

Diangkatnya Idenburg sebagai Menteri Urusan Penjajahan (1902—1909) dan selanjutnya sebagai Gubernur Jenderal di Hindia Belanda (1909—1916) juga turut mempengaruhi arus Kristenisasi. Setelah tahun 1909, kelompok misi Kristen dengan cepat meluaskan kegiatan mereka di kepulauan Indonesia. Misi-misi yang beroperasi dalam ruang lingkup yang luas untuk pembangunan kesejahteraan dan ekonomi di tengah bangsa Indonesia mendapat bantuan dari negara. Pembatasan jumlah dan tempat misi dihapuskan sehingga daerah baru di kepulauan ini pun terbuka bagi kegiatan misi Kristen. [67] Idenburg menjadikan Kristenisasi sebagai tugas politik utama pemerintahannya. Di hadapan Tweede Kamer, dia mengucapkan, “Penyebaran agama Kristen di Hindia Belanda sebagai dasar peradaban yang tinggi adalah tugas politik utama.” [68]

Pemerintah kolonial mencoba untuk melanjutkan pokok-pokok ajaran Kristen di dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan tata pemerintahan Hindia Belanda. Sebagai contoh ialah “Edaran Minggu” atau “Edaran Pasar”, keduanya diterbitkan oleh Gubernur Jenderal Idenburg pada 1910. “Edaran Minggu” memberi sugesti bahwa tidak pantas untuk mengadakan pesta kenegaraan pada hari Minggu dan terutama meminta kepada seluruh administratur dan pegawai sipil untuk menghindari kegiatan-kegiatan resmi atau setengah resmi pada hari Minggu. “Edaran Pasar” melarang diadakannya hari pasar orang Indonesia apabila ini jatuh pada hari Minggu. Hal ini agak sering terjadi karena hari pasar orang Jawa berlangsung dalam lingkaran lima hari, bukan tujuh hari. [69]

Selain mendapat bantuan dari negara, peningkatan Kristenisasi pada masa politik etis juga karena adanya perubahan strategi. Apabila dalam abad XIX umumnya strategi zending Protestan maupun misi Katolik masih diarahkan pada Kristenisasi langsung, tetapi dalam abad ke XX strategi ini diganti. Kegiatan mereka tidak dimulai dengan mengabarkan intisari agama Kristen, tetapi dimulai dengan mendirikan sekolah dan rumah sakit, rumah yatim piatu dan beberapa kegiatan sosial lainnya. Melalui kegiatan di bidang pendidikan dan kesehatan itu, zending sanggup memikat hati orang yang masih bersikap menolak terhadap Kristenisasi secara langsung. Di samping itu, sebagian para zendeling yakin bahwa sekolah perlu untuk menuntun orang masuk ke dalam lingkungan peradaban Barat (Kristen) sehingga mereka dapat memahami pemberitaan agama Kristen. Dinas medis tentu dilihat pula sebagai pelayanan Kristen kepada sesama manusia yang sedang menderita sengsara. [70] Melalui Kristenisasi tidak langsung ini, akhirnya diharapkan dapat diperoleh penganut yang lebih besar. Strategi ini disebut pre-evangelisation, yaitu suatu usaha yang perlu diadakan untuk mempersiapkan daerah supaya siap menerima pesan dan intisari dari agama Kristen. [71]

Meski membutuhkan biaya besar dan waktu lama, Kristenisasi lewat pendidikan berhasil mengkonversi banyak pribumi Muslim. Sebagai contoh adalah sekolah yang didirikan oleh Frans van Lith di Muntilan Magelang Jawa Tengah. Di desa kecil Semampir dia mendirikan sebuah sekolah desa dan sebuah bangunan gereja. Saat itulah dia memulai kompleks persekolahan Katolik di Muntilan, mulai dari Normaalschool pada 1900, sekolah guru berbahasa Belanda atau Kweekschool pada 1904, kemudian pendidikan guru-guru kepala pada 1906. Anak-anak lelaki yang masuk sekolah ini semuanya Muslim. Akan tetapi, mereka semua tamat sebagai orang Katolik. Beberapa dari kelompok siswa pertama bahkan melanjutkan studi mereka untuk menjadi imam. [72] Teman van Lith, Hoevenaars, juga menempuh cara serupa. Dia membangun berbagai sekolah di Mendut dan mengumpulkan para murid yang masih belia. Para guru sekolah tersebut semuanya beragama Katolik, namun para muridnya seluruhnya berasal dari keluarga Muslim. Sebagaimana misionaris lainnya, Hoevenaars berpikir bahwa agama Islam yang mereka anut hanyalah kepatuhan superfisial atau nominal sehingga tidak akan menghalangi para murid untuk berpindah ke agama Katolik. [73] Mantan murid sekolah-sekolah Muntilan dan Mendut kebanyakan menjadi guru pada jejaring sekolah-sekolah dasar Katolik yang dikembangkan dengan cepat di berbagai kota dan kampung di Jawa. Para guru itu kemudian berupaya menghasilkan jemaat-jemaat Katolik baru. [74]

Strategi lain dalam menyebarkan agama Kristen di Jawa pada dekade pertama abad XX adalah penyesuaian ajaran Kristen dengan budaya Jawa. Strategi ini terutama ditempuh oleh kalangan Yesuit atau malah misi Katolik pada umumnya. Agama Islam harus dipisahkan dengan budaya Jawa, setidak-tidaknya dalam teori dan juga dalam praktek sejauh hal itu dimungkinkan. Semua konfrontasi langsung dengan agama Islam mesti dihindari. Dalam strategi ini, penyangkalan atas jati diri Muslim Jawa atau setidak-tidaknya peremehan atas unsur Muslim dalam budaya Jawa tetap merupakan sebuah faktor yang kuat. [75] Untuk itulah di sekolah Muntilan, penggunaan bahasa Melayu dihindari sejauh mungkin. Sebab, bahasa Melayu identik dengan bahasa kaum Muslim. Penggunaan bahasa Melayu dikhawatirkan akan menyiratkan dukungan terhadap agama Islam. Imam Yesuit Frans van Lith mengatakan,

Dua bahasa di sekolah-sekolah dasar (yaitu bahasa Jawa dan Belanda) adalah batasannya. Bahasa ketiga hanya mungkin bila kedua bahasa yang lain dianggap tidak memadai. Melayu tidak pernah bisa menjadi bahasa dasar untuk budaya Jawa di sekolah-sekolah, tetapi hanya berfungsi sebagai parasit. Bahasa Jawa harus menjadi bahasa pertama di Tanah Jawa dan dengan sendirinya ia akan menjadi bahasa pertama di Nusantara. [76]

Dengan bantuan pemerintah kolonial dan strategi pre-evangelisation, kegiatan misi Kristen di Jawa meningkat tajam pada masa politik etis. Walaupun orang Kristen tetap terbilang sebagai minoritas kecil, namun jumlah pribumi Muslim Jawa, terutama di Jawa Tengah, yang murtad ke agama Kristen cukup besar. [77] Mengutip kesimpulan seorang anggota muda Yesuit, Karel A. Steenbrink mengatakan, “Barangkali tidak ada wilayah misi lain di seantero dunia dimana imam pribumi dikembangkan sedemikian cepat dan berhasil seperti di Jawa Tengah.” [78]

Total populasi penduduk Pulau Jawa pada 1906 adalah 28.746.688 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.270.600 adalah Muslim. Lapangan yang sangat luas dan sulit ini digarap oleh enam lembaga zending. [79] C. Albers, Jr. dan J. Verhoeven, Sr. melaporkan pada tahun tersebut bahwa pengaruh Islam menjadi rintangan berat bagi para zendeling dan misionaris. Akan tetapi, berkat bantuan medis dan penyelenggaraan sekolah, mereka berhasil mengkonversi pribumi Muslim ke agama Kristen. Menurut statistik terakhir, di Pulau Jawa terdapat sekitar 18.000 Muslim dan 2.000 orang kafir dari Cina dan bangsa Timur lainnya yang telah dikonversi ke Kristen. Jumlah Muslim yang murtad ke Kristen tersebut setiap tahunnya bertambah antara 300–400 orang dewasa. [80] Mereka mayoritas berasal dari kelas masyarakat kurang mampu. Hampir semua posisi jabatan dan kepercayaan dalam pemerintahan pribumi tertutup untuk orang Kristen pribumi. [81] Pada 1924, Samuel M. Zwemer menyatakan bahwa jumlah Muslim di Jawa dan Sumatra yang murtad ke Kristen tidak kurang dari 45.000 orang.


sumber : http://answering.wordpress.com/2012/02/03/kolonialisme-dan-misi-kristen-dalam-sejarah-indonesia-4/

Wednesday, 29 February 2012

aku bukan pelacur

,

jika engkau melihat penampilanku, aku yakin engkau akan menganggapku cantik, meski tidak secantik bidadari. Kalau kau menengok kehidupanku, tak diragukan kau akan memberikan penilaian kehidupanku dipenuhi kebahagiaan, nyaris sempurna. Kehidupan yang diidam-idamkan oleh hampir semua wanita.
Tapi, cobalah engkau selami jiwaku, akan kau temukan gelombang besar terjang-menerjang. Pasti kau lihat lorong gua yang kelam dan gelap. Apa yang kau rasakan? Hancur berkeping-keping? Akh terlalu dilebih-lebihkan, yang tepat jiwaku meranggas. Jiwaku selalu memangggil-manggil kedamaian, ia ingin memeluk kesucian, setelah hampir saja, ya hampir saja diriku terperosok dalam kubangan lumpur hitam.
Sebagai wanita, sama seperti kalian, aku ingin mendapat sentuhan lembut dan penuh cinta seorang lelaki idaman. Jiwa wanita akan terus mengembara mencari lelaki idaman, karena itu wanita tak mudah jatuh cinta pada lelaki. Lelaki, makhluk itu hanya mencari kepuasan, kenikmatan, bukan cinta. Lelaki bila bertemu dengan perempuan yang cantik dan putih, ia akan jatuh cinta. Tapi wanita tidak begitu. Meski ia berjumpa dengan lelaki tampan, bertubuh aduhai, berduit lagi, ia tak akan langsung menyerah. Karena wanita ditakdirkan menjadi mata air cinta, ia akan selalu jernih memaknai cinta. Wanita akan memberi kesejukan, tempat tetirah yang nyaman bagi orang yang dicintai. Pun begitu, atas nama cinta perempuan juga bisa menjadi singa lapar, mengaum keras, menerjang, mencakar, dan mencabik-cabik tubuh siapa saja yang berani menodai cintanya.
Bila wanita sudah memilih seseorang sebagai pelabuhan cinta, maka akan ia berikan semua yang ia miliki, akan ia korbankan harga dirinya demi orang yang ia cintai. Dan itulah yang membuat lelaki menilai perempuan sebagai makhluk lemah. Akh, tahu apa lelaki tentang kekuatan cinta. Kelemahan perempuan merupakan kekuatan cinta. Perempuan yang kehilangan kekuatan cinta, ia akan menghina dirinya sendiri dengan cara mengemis pengakuan kesederajatan pada lelaki.
Akupun baru tahu hakekat cinta setelah hampir saja, ya hampir saja aku jatuh dalam lubang berlumpur hitam. Ketika jarak antara kehinaan dan kemuliaan cinta tinggal satu helai rambut saja, aku tersadar tentang cinta. Sejak itu aku terus berusaha mencercap manis madu cinta, meski dalam pandangan mata orang lain madu cinta itu pahit rasanya. Cinta dan kesetiaan, bagai cawan dan anggur. Bagaimana mungkin engkau bisa mereguk anggur bila tak ada cawan. Dan cawan akan kehilangan hakekatnya bila ia tak diisi anggur. Jangan engkau berkata cinta bila ada benih-benih selingkuh dalam pikiran atau perasaanmu. Jangan pernah engkau berdusta pada cinta, karena pasti engkau akan disiksa oleh rasa penyesalan.
Dan itulah yang aku alami, penyesalan itu masih terus menyiksaku hingga kini, saat usiaku tak muda lagi.

Saturday, 14 January 2012

rahasia penjara CIA

,

Investigasi media terbaru telah mengungkapkan rincian adanya sebuah penjara rahasia di Rumania yang digunakan oleh agen Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat untuk menginterogasi tersangka terorisme dengan penyiksaan.

Sebuah investigasi gabungan yang dilakukan oleh Associated Press dan televisi publik Jerman yang diterbitkan pada hari Kamis kemarin (8/12), mengatakan bahwa mereka yang ditahan di penjara rahasia di Rumania termasuk Khaled Sheikh Mohammed, yang mengaku mengatur serangan 9 / 11.

"Mantan pejabat intelijen menggambarkan lokasi penjara dan gambar yang mengidentifikasi bangunan," lapor Associated Press.

Bangunan ini terletak di lingkungan yang sibuk hanya beberapa menit dari pusat kota Bucharest dan milik agen rahasia Rumania, Orniss, yang menyimpan informasi rahasia dari Uni Eropa dan NATO.

Keberadaan penjara CIA di Rumania telah banyak dilaporkan, namun lokasinya belum pernah dipublikasikan.

Penjara Rumania merupakan bagian dari jaringan yang disebut situs hitam yang dioperasikan CIA dan juga dikendalikan di luar negeri di Thailand, Lithuania dan Polandia.

Situs di Rumania dibuka pada musim gugur 2003, setelah CIA memutuskan untuk mengosongkan situs hitam mereka di Polandia, menurut mantan pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonimitas.(fq/prtv)

Cinta Remaja

,



Cinta ketika remaja, adakah ia perlu, harus atau tidak? Terdapat pelbagai pendapat tentang hal ini namun bagi saya cinta sesama insan ketika remaja boleh dijalinkan asalkan masing-masing tahu batasan dan mengawal perasaan cinta itu.
Perasaan untuk mencintai dan dicintai memang tidak dapat dielakkan oleh semua insan terutamanya bagi remaja. Perhubungan ini seharusnya membawa kesan yang positif bagi remaja kerana mereka mempunyai pendorong untuk memberi galakan atau persaigan dalam bidang pelajaran selain daripada ibu bapa mereka yang sentiasa mendoakan kejayaan mereka.
Namun remaja haruslah mengamalkan sikap berhati-hati dan tidak melanggar batasan adat timur dan agama semasa bercinta. Mereka seharusnya mengikut perasaan remaja mereka dan sama-sama belajar untuk menjadi orang dewasa yang lebih baik.
Ramai pasangan yang melafazkan cinta, tetapi sebenarnya mereka tidak mengetahui mengapa dan Kenapa mereka bercinta. Alam percintaan sememangnya indah, bagi pasangan yang sedang asyik dilamun cinta, dunia ini ibarat mereka yang punya.
Namun begitu masih ramai yang tidak mengetahui apa itu cinta dan bagaimana mahu menjadikan ikatan cinta yang dijalin akan terus membawa ke jinjing pelamin. Kefahaman tentang konsep cinta antara lelaki dan wanita perlu diketahui serba sedikit agar hubungan cinta yang dijalin tidak membawa kepada kekecewaan.
Bagi wanita cinta adalah sejenis emosi. Kepada orang lelaki cinta adalah suatu peristiwa, suatu kejadian dan bukannya emosi. Setiap peristiwa mempunyai permulaan dan penghujung. oleh itu bagi orang lelaki sekali mereka jatuh cinta dengan wanita, maka cinta itu akan terus kekal jika tiada halangan yang menimpa.
Oleh sebab itu, lelaki apabila telah melafazkan cintanya kepada wanita, tidak kiralah melalui apa sekali pun, sama ada ikatan janji yang diucapkan sesama sendiri, ikatan tali pertunangan, mahupun melalui pernikahan, maka baginya selepas itu perkataan cinta tidak perlu disebut-sebut lagi.
Berlainan pula dengan wanita, mereka mahu sentiasa mendengar kata-kata belaian kasih dibisikan di telinga mereka walaupun seribu kali dalam sehari. Inilah yang menjadi perbezaan ketara istilah “cinta” bagi lelaki dan wanita.

Friday, 2 December 2011

anugrah cinta

,

Nabila (diperankan oleh Nabila Syakieb) adalah gadis sederhana yang cantik dan baik hati. Ia tinggal bersama kedua adiknya Aira (diperankan Yasmine Wildblood) yang cantik, periang tapi ceroboh, dan Mini (diperankan Wilda Hamid) yang pintar, alim tetapi kuper. Selain itu, Nabila juga hidup bersama ayahnya, Imran (diperankan Donny Damara).

Beban hidup Nabila semakin berat setelah ayah dan ibunya kemudian meninggal dunia karena terjatuh dari tangga dan serangan stroke . Tidak hanya itu, ternyata Haris(diperankan oleh Adipura) yang mencintai Nabila berhasrat mengambil rumah itu. Dengan kekayaannya dia berhasil mendapat rumah Nabila. Akhirnya Nabila ,Aira dan Mini, terusir . Untung,bapaknya Nabila meninggalkan surat bahwa mereka bisa menginap di rumahnya Reza (diperankan Ashraf Sinclair), seorang pengusaha kaya yan telah dia tolongi ketika Reza hampir dipukul preman-preman. Walaupun tidak yakin Reza akan mengenali mereka, Nabila, Aira dan Mini pun nekat mendatangi rumah Reza.

Kedatangan mereka ke rumah Reza disambut dingin oleh Reza. Setelah membaca surat dari Imran, Reza yang ternyata tampan dan angkuh ini pun menerima mereka bertiga untuk tinggal di salah satu pavilion rumahnya, dengan syarat mereka harus bekerja di rumah megah Reza. Nabila pun menerimanya dengan senang dan berjanji akan melakukan apa saja untuk membalas jasa Reza. Reza hanya tersenyum angkuh.

Lain halnya dengan Reza, Saira (diperankan Cut Sarra), kakak Reza yang juga tinggal di rumah tersebut bersama ketiga , Chintya (diperankan Eva Anindhita), tidak menyukai kehadianaknya Nabila, Aira dan Mini. Terlebih lagi ketika Saira dan Chintya mengetahui bahwa Avian (diperankan Miller), orang kepercayaan Reza yang disukai oleh Chintya malah jatuh cinta dengan Aira.

Tidak hanya Avian, Reza pun mulai terpesona dengan kecantikan Aira. Padahal diam-diam Nabila menyukai Reza. Namun Nabila tak ingin menyakiti hati adiknya.

Datang pula Gio(diperankan Giovanni Yosafat Tobing) ,kakak Zaskia(diperankan Raya Kohandi),mantannya Reza. Gio lalu jatuh cinta kepada Nabila ketika dia menolongi Nabila,Aira dan Mini ketika mereka diusir dari rumah Reza oleh Saira.

Tetapi Gio juga mempunyai rencana tertentu. Dia dendam sama Reza kerana Reza yang telah membuat Zaskia, membunuh diri. Pelbagai cara Gio lakukan untuk balas dendamnya. Di sisi lain, dia harus menyembunyikan hasrat jahatnya dari Nabila, yang diketahui olenya , mencintai Reza.

Sampai suatu saat Reza melamar Aira untuk dijadikan istri. Aira bingung, di satu sisi dia cinta ke Avian. Di sisi lain, ambisinya memang menikahi orang yang super kaya. Aira pun menerima lamaran Reza.Aira akhirnya menikahi Reza. Avian sakit hati tetapi dia bahagia kerana dia pun telah berjanji kepada Aira bahwa dia akan menikahi Cynthia. Setelah sekian lama, mimpi Cynthia terkabul, Avian menikahinya.

Nabila akhirnya coba untuk mencintai Gio setelah nikahnya Reza dan Aira. Setelah pelbagai cara Gio lakukan untuk mendapat hati Nabila, mereka pun berpacaran.

Reza akhirnya ketahui bahawa Gio yang telah membuatnya bankrupt dan dia coba untuk membuat Gio mengaku kepada Nabila,sebagai balas dendam. Tidak berhasil, Reza mengundang Nabila untuk berdiri di pintu pejabatnya ketika dia sedang berbincang dengan Gio tentang hasrat jahat Gio.

Terpukul, Nabila kabur kembali ke desanya. Gio,marah dan sedih, mencari Nabila hingga dia menjumpai Nabila sedang membersihkan masjid di desanya. Dia menerangkan mengapa dia berdendam sama Reza. Akhirnya,Nabila mengerti.

Dengan bantuan Nabila, Gio memaafi Reza.

Malangnya,Nabila mengalami kecelakaan pesawat ketika dia sedang ke Singapura,demi kerjanya untuk Reza. Sekian hari berlalu Gio menjadi penghibur anak yatim.

Tapi Reza masuk ke rumah sakit karena kakinya ketimpa barang bangunan saat berkerja. Nabila kembali dengan muka yang berbeda.ternyata Nabila itu adalah palsu, Nabila yang sebenar masih hidup dan tinggal di satu kepulauan nelayan.Nabila palsu yang (diperankan oleh Raya Kohandi).Rencana Raffi. ternyata Saskia yang masih hidup dan ingin membalas dendam terhadap Reza dan keluarganya.

Pada suatu hari karena hujan yang lebat, Reza dan Nabila palsu terpaksa menginap di hotelnya yang terletak di Puncak.Saat itu, Nabila dan Reza sedang membincangkan soal kerja pada lewat malam.Ternyata Nabila palsu mempunyai niat yang jahat. Dia memasukkan obat kedalam minuman Reza dan menyebabkan Reza pengsan dan paginya Reza menyedari bahawa dia telah meniduri Nabila. Nabila keluar dari kamar tersebut dan diperhatikan oleh Hani.

Bayu(diperankan oleh Dearly Dave SompieDirly)telah jatuh cinta pada Nabila sebenar ketika Nabila tinggal di kepulauan nelayan,tapi ibu Bayu tidak merestui hubungan mereka.Kemudian Bayu kecelakaan dan meninggal. Nabila sangat sedih atas kematian Bayu.Selepas itu, Nabila bertemu dengan Alvino(diperankan oleh Richard Kevin)untuk membantu Nabila memenangi kes seorang wanita yang dirogol oleh adik Bayu.Pada mulanya Alvino tidak mau menolongnya,tapi setelah memikirkan nasihat oleh Nabila,dia setuju.Alvino juga menolong Nabila mencari identitas sebenarnya untuk mengembalikan ingatan Nabila karena Nabila amnesia.Alvino membawa Nabila ke Jakarta setelah menjumpai label sebuah butik di Jakarta.Pada masa inilah Harris mengambil kesempatan atas amnesia Nabila untuk mereka cerita demi impiannya untuk menikahi Nabila.Tapi Alvino datang menyelamatkan keadaan.Nabila nyaris menikah dengan Harris.Akhirnya Nabila dipertemukan kembali dengan Gio setelah selama berbulan-bulan Gio mencari Nabila dan pernah berputus asa.

Akibat terpedaya dengan tipu daya Nabila palsu yang dia hamil karena kejadian di Puncak,Reza dan Aira bercerai.Rumahtangga Aldi dan Mini juga berantakan gara-gara Aldi telah jatuh cinta pada Cyntia karena mereka digandingkan bersama sebagai watak utama oleh produser mereka.Mini sangat marah apabila mengetahui hal tersebut dan mengambil keputusan untuk bercerai.Cyntia mengambil peluang itu untuk menghancurkan adik-beradik Nabila tapi Avian tidak menyukai Aldi bercinta dengan Cyntia.Avian yang telah menikahi Cyntia juga berkali-kali meminta Cyntia untuk menandatangani surat cerai selepas mengetahui hal tersebut.

Selepas Alvino menyelidik,ternyata ada orang yang mengaku menjadi Nabila. Nabila ingin sekali bertemu dengan keluarganya tapi Alvino menyarankan agar Nabila jangan ikut campur dahulu.Nabila menerima cadangan itu.Gio mempertemukan Aira dan Mini semula dengan kakak mereka,Nabila.Bermula saat itu,berbagai rancangan telah dibuat oleh Gio, Alvino, Nabila, Aira ,dan Mini untuk membongkar rahsia dan tipudaya Nabila palsu.


Duh!!! Sampe sini dulu yah... tuh mama gue udah manggil gue dech....

 

HISTORIS PACITAN PARADISE Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates